Jumat, 17 November 2017

Tetap Vit dengan K-VitC plus Teavigo


Rutinitas yang padat bikin aku jarang punya kesempatan untuk memperhatikan kondisi tubuh. Begadang sampai larut malam (kadang sampai subuh) untuk menemani anak bermain atau belajar. Disusul paginya harus buru-buru bangun untuk mandiin Nenek. Maklum, di usianya yang sudah 80 Tahun lebih ini, beliau sudah tidak kuat untuk melakukan aktivitas sehari-harinya seperti muda dulu.

Jujur.. sering sekali saya merasa lemas atau loyo akhir-akhir ini.. Apalagi ketika baru bangun pagi.. Seperti tak bertenaga.. Parahnya, kalo sudah loyo begini nafsu makan menurun, disertai ngantuk yang sulit dikontrol, efek kurang istirahat.. Kalau sudah begini, penyakit mudah sekali menyerang daya tahan tubuh, mudah stres, mudah terserang penyakit..

Karena tidak tahan dengan kondisi vitalitas tubuh yang terus menurun ini, segera saya berpikir solusi terbaik. Saya butuh multivitamin yang tak hanya mampu menjaga kekebalan tubuh saja, tapi juga dapat berkontribusi secara menyeluruh untuk kesehatan.

K-VitC plus Teavigo, Solusi Vitalitasku




Beruntung, saya ketemu satu solusi untuk mengatasi kekhawatiran atas penurunan stamina tubuh saya, yaitu "K-VitC plus Teavigo", multivitamin unik produk terbaru dari K-link, yang memadukan Vitamin C dan Ekstrak Hijau Termurni. Kedua kandungan ini sekaligus menjawab kebutuhan vitalitas tubuh saya.

Vitamin C merupakan "The King of Vitamin" yg bersifat esensial, mampu larut dalam air, berfungsi sebagai antioksidan yang luar biasa. Vitamin C sangat baik untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak gampang sakit, sekaligus memelihara fungsi kerja organ-organ tubuh, menetralisir racun dalam darah, baik untuk kesehatan kulit, melindungi dari radikal bebas dan zat-zat berbahaya, mencegah anemia, dan membantu regenerasi sel-sel dalam tubuh.

Sementara itu, Teavigo yang merupakan ekstrak teh hijau termurni juga merupakan antioksidan yang sangat baik juga untuk kesehatan. Teavigo mengandung Epigallotechin gallate (EGCG) sebesar 94 % di atas kandungan teh hijau yang beredar di pasaran. Selain menjaga daya tahan tubuh, mineral-mineral kecil yang terkandung dalam Teavigo berkhasiat untuk mengurangi resiko terkena penyakit dan memperlambat proses penuaan.

Semakin besar EGCG, semakin tinggi khasiat ekstrak teh hijau. Selama ini kita mendengar teh hijau bagus untuk jantung, membakar lemak, pencernaan, hingga kulit karena kandungan EGCG.

Teavigo bebas dari pestisida dan herbisida (tidak mengandung bahan kimiawi) serta kafein. Teavigo diekstrak yang diracik sedemikian rupa sehingga tinggi EGCG dengan kandungan kafein di bawah 0,1% (secara kuantitatif dianggap 0).

K-VitC plus Teavigo bermanfaat untuk:

- Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, karena kandungan EGCG-nya mampu mengurangi percepatan oksidasi kolesterol LDL, sehingga baik untuk menjaga kesehatan jantung

- Memperlambat proses penuaan, karena kandungan Polifenol dan Vitamin C-nya merupakan antioksidan terbaik yang secara optimal dapat memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan.

- Menjaga kesehatan sel saraf, karena Kalsium dan senyawa antioksidan yang terdapat dalam teh hijau dan Vitamin C akan membantu kerja sistem saraf agar berfungsi dengan baik

- Mengurangi resiko penyakit kanker, karena kandungan EGCG mampu mematikan sel kanker tanpa membunuh sel kanker lainnya

- Menjaga daya tahan tubuh, berkat kandungan antioksidan EGCG dan Vitamin C yang memberikan efek sinergis terhadap sistem pertahanan tubuh.

K-Vit C plus Teavigo aman dikonsumsi anak usia 2 tahun. K-Vit C plus Teavigo aman untuk lambung, karena sudah direaksikan dengan kalsium sehingga mampu mencegah terjadinya kenaikan asam lambung.  K-Vit C plus Teavigo juga bagus dikonsumsi lansia untuk mencegah penyakit degeneratif karena kandungan antioksidannya cukup tinggi dan mampu mencegah kerusakan akibat gangguan radikal bebas.

Aturan Pakai K-VitC plus Teavigo




K-Vit C plus Teavigo merupakan tablet effervescent yang cukup dikonsumsi 1 tablet 1-2 kali sehari.

Harganya cukup terjangkau, yaitu Rp 72 ribu (harga distributor) dan Rp 84 ribu (harga konsumen). Tube K-Vit C plus Teavigo berisi 10 tablet.

Peringatan penting!

Bila anda termasuk yang rentan beresiko terkena gangguan ginjal, sebaiknya jangan berlebihan mengonsumsi K-Vit C plus Teavigo, dosis serendah mungkin, karena proses ekskresinya di ginjal. Misalnya, K-Vit C plus Teavigo dibagi dua atau tiga.

Khusus  untuk ibu hamil yang memiliki kadar fenilalanin tinggi juga tidak boleh, begitupun dengan bayi yang berusia di bawah satu tahun. Sebaiknya, konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi K-VitC plus Teavigo.

Simak lebih lanjut mengenai K-VitC plus Teavigo di artikel ini.

Bagi teman-teman yang ingin tau lebih lanjut mengenai produk-produk K-Link dan manfaatnya, silahkan klik di sini

Untuk yang mau gabung jadi member K-Link, silahkan klik di sini

dan.. untuk yang ingin melakukan pembelian produk K-Link secara online.. silahkan klik di sini 
(ada diskon special 20% lho..)

Rabu, 08 November 2017

K-VitC Plus Teavigo.. More Than Just Vitamin C

Aktivitas yang padat terkadang membuat sebagian orang lupa akan pentingnya menjaga kesehatan. Tak jarang, penerapan pola hidup sehat malah dijadikan prioritas ke sekian. Beberapa orang cenderung sibuk berinvestasi dengan materi, namun lupa menginvestasikan kesehatan tubuhnya untuk kenyamanan hidup di hari tua.

K-VitC plus Teavigo

Padahal, meluangkan waktu sebentar saja untuk peduli dengan kesehatan kita sendiri akan mendatangkan banyak manfaat. Tak perlu ribet, dengan rutin melakukan hal-hal sederhana saja sudah mampu menunjang tubuh kita agar tetap fit menjalani rutinitas. Beberapa contohnya antara lain:

1. Minum air putih untuk mencegah dehidrasi, meningkatkan energi, menjaga fungsi ginjal, membantu detoksifikasi dalam tubuh, melancarkan peredaran tubuh, dan masih banyak lagi.

2. Konsumsi makanan bergizi, bisa kita peroleh dari kombinasi 4 sehat 5 sempurna, sayur-sayuran ataupun buah-buahan yang kaya akan nutrisi yang baik untuk tubuh, seperti menurunkan kadar kolesterol, meningkatkan kekebalan tubuh.

3. No smoking, alcohol, and drugs. Yang ini sebenarnya tidak perlu dijelaskan. Tapi sebagai reminder saja, zat-zat adiktif yang terkandung di dalam ketiganya sangat berbahaya, dapat merusak organ tubuh, dan sudah banyak menelan korban jiwa.

4. Kurangi begadang. Waktu istirahat yang tidak cukup dapat mengakibatkan menurunnya konsentrasi dan bisa membuat tubuh terasa lemas karena menurunnya fungsi organ hati.

5. Rajin Berolahraga. Manfaatnya banyak, bisa mengingkatkan ketahanan tubuh, melancarkan peredaran darah, mengurangi kolesterol, meningkatkan fungsi otak, dan mengurangi stress.

Rajin Berolahraga, bisa dilakukan dengan rutin mengikuti Senam Prolanis untuk memperlancar perdedaran darah dan mengurangi kolesterol, juga nenyegarkan tubuh


Saya sendiri pun termasuk yang sering lupa menjalankan pola hidup sehat di atas.. Alhamdulillah untuk poin nomor 3 masih aman karena kesadaran sendiri :D Nah, yang biasa kelupaan saya jalankan itu adalah poin nomor 1, 2 berhubung kadang-kadang masih suka nge-junkfood dan minuman bersoda, dan yang paling susah bagi saya adalah nomor 4 dan 5, mengingat keterbatasan waktu. Kadang terpaksa begadang menemani anak bermain. Karena begadang di malam hari, keesokan harinya kesiangan, jadi tidak sempat olahraga deh.. Duh ribet yaa :D

Tidak heran jika kemudian saya gampang sekali kena sakit. Flu dan batuk rasanya sudah seperti tamu bulanan, disertai rasa lemas dan ngantuk yang sulit ditahan. Ketika memeriksakan diri di Puskesmas, selain memberi obat, dokter menyarankan saya untuk lebih banyak beristirahat dan minum multivitamin, utamanya vitamin C agar imunitas tubuh tak mudah runtuh.

Ngomongin Vitamin C, ada 1 vitamin unik yang bikin saya penasaran pengen nyobain, yaitu "K-VitC plus Teavigo", produk terbaru dari PT. K-Link Indonesia. Saya sebut unik karena vitamin C ini dikombinasikan dengan Teavigo (ekstrak teh hijau terbaik) dan kalsium. Sejauh ini, saya rasa jarang ada multivitamin yang dikreasikan dengan Teh Hijau.
Jadi.. kebayang donk manfaatnya.. Secara Vitamin C dan Green Tea sama-sama mengandung antioksidan yang efektif menjaga daya tahan tubuh, menetralisir racun dalam tubuh, dan memperlambat proses penuaan.

Senang sekali karena saya bisa hadir di acara launching "K-VitC plus Teavigo" di Makassar, tepatnya di Swiss Bel-inn Hotel Panakkukang, 29 Oktober 2017 lalu, bersama dengan blogger-blogger Makassar dan para member K-Link.

Blogger-blogger Makassar yang hadir dalam launching K-VitC plus Teavigo

Sebelum launching produk, para hadirin diberi pembekalan oleh Dr. Jasmin A. Mattimu mengenai pentingnya menjaga kesehatan tubuh sebagai investasi masa depan, disertai penjelasan mengenai peran Vitamin C, Green Tea, dan Kalsium sebagai suplemen tambahan untuk mencukupi kebutuhan antioksidan dalam tubuh.


Dr. Jasmin A. Mattimu saat menjelaskan fungsi kandungan K-VitC plus Teavigo saat acara launching produk K-Link ini

Di event ini juga, kita diberi kesempatan untuk mencoba "K-VitC plus Teavigo secara langsung. Kesan pertama yang saya rasakan adalah vitamin ini sangat mudah dikonsumsi. 1 Tablet effervescent-nya cukup dilarutkan dalam 1 gelas (200 ml) air, dan bisa segera diminum.

Awalnya saya pikir vitamin ini mungkin akan terasa kecut seperti vitamin C effervescent pada umumnya, apalagi melihat warnanya yang hijau, sudah kebayang mungkin rasanya akan seasam jeruk nipis, jadi saya sempat ragu untuk mencobanya. Namun, karena tergoda rasa penasaran, akhirnya saya beranikan diri untuk mencoba 1 teguk. Lalu.. Amazing! Di luar ekspektasi ternyata multivitamin ini punya rasa unik dan segar (kombinasi kecut dan manis yang sinergis, tak ada yang dominan dari keduanya), hasil formulasi buah jeruk dan green tea. Saya langsung terpikir seperti ini.. Kalau ada Vitamin C seenak ini, pasti bakal makin semangat untuk rutin mengonsumsinya setiap hari. Selain enak, tentunya bermanfaat juga..

Mengapa kita perlu rutin mengonsumsi Vitamin C?


K-VitC plus Teavigo


Faktanya, Vitamin C yang terkandung dalam makanan (sayur dan buah) yang kita konsumsi setiap hari belum cukup untuk menunjang kebutuhan kita akan Vitamin C setiap harinya, sehingga tubuh kita perlu suplemen khusus untuk optimalisasi antioksidan untuk menjaga daya tahan tubuh, agar kita tak mudah terserang penyakit, entah itu dari virus maupun bakteri yang bisa saja mengontaminasi makanan yang kita konsumsi atau saat harus berkontak langsung dengan udara luar.

Vitamin C sangat baik untuk:
- mencegah pencegah penyakit dan melawan sel kanker,
- memperbaiki jaringan sel kulit
- meningkatkan mood,
- menurunkan resiko terjadinya serangan jantung,
- mencegah naiknya tekanan darah,
- meningkatkan kesehatan mata,
- mengurangi komplikasi pilek,
- mencegah stroke,
- mencegah penuaan dini,
- mengurangi risiko penyakit kardio lainnya
(dikutip dari manfaat.com)

Bagaimana dengan Teh Hijau?

Teh Hijau (source: medicalnewstoday.com)

Mungkin belum banyak yang tahu bahwa faktanya, teh merupakan minuman kedua yang paling banyak dikonsumsi di dunia setelah air mineral. Efek menenangkan yang ditimbulkan setelah meminum teh dapat memperbaiki mood, meningkatkan semangat, dan menyegarkan tubuh jika diminum dingin.

Nah.. sejak teh hijau mulai ngetrend dan jadi populer, orang-orang mulai beralih menjadi penikmatnya, mengingat khasiatnya yang sangat baik untuk membunuh bakteri-bakteri perusak dalam tubuh dan melancarkan pencernaan. Dalam berbagai penelitian di Jepang, antioksidan pada teh hijau terbukti efektif menurunkan resiko penyakit pneumonia.

Teh Hijau memiliki 1 kandungan senyawa kuat, yaitu antioksidan Epigallochatechin Gallate (EGCG), yang mampu meningkatkan kekebalan tubuh agar tidak rentan terkena penyakit.


Multivitamin Tepat untuk Keluarga

Suatu hari nenek saya mengeluh sakit tenggorokan. Katanya terkesan seperti ada yang mengganjal saat beliau menelan. Saya lalu teringat baru dapat oleh-oleh 1 tube berisi 10 tablet K-VitC plus Teavigo. Langsung deh saya cemplungkan saru tablet ke dalam segelas air, lalu saya sarankan ke nenek untuk meminumnya.

Nenek bertanya, "ini apa? kenapa warnanya hijau?"

Saya jawab, "itu teh hijau, tapi ada Vitamin C-nya.."

Kebetulan nenek saya adalah penggemar berat teh.. Jadi beliau tidak ragu-ragu untuk menghabiskannya, meski harus berkali-kali teguk karena susah menelan.

Alhamdulillah.. Keesokan harinya Nenek dengan wajah sumringah bertanya ke saya.. "Teh yang semalam masih ada?"

"Ada.."

"Itu manjur sekali.. Rasa sakit di tenggorokan Nenek langsung hilang pas bangun tidur tadi.."

Wah.. sontak saya semangat bikin 2 gelas K-VitC plus Teavigo lagi buat nenek 1 gelas, satunya lagi buat saya :D

Gak lama kemudian.. datanglah Mama dan Adik saya ikut minta juga (pada penasaran ternyata.. hehe). Alhasil, jadilah acara bagi2 K-VitC plus Teavigo di rumah saya :D



K-VitC plus Teavigo, Formulasi Unik Vitamin C dan Teavigo yang Mengandung Kalsium

Kenapa teh hijau dalam K-VitC disebut Teavigo? Nah.. ternyata nih Teavigo adalah salah satu ekstrak teh hijau termurni yang diproduksi di Taiyo Green Power dengan lisensi dari Taiyo Kagaku Co. Ltd. dan produk nutrisi yang berbasis di Swiss. Teavigo bebas dari pestisida, herbisida (tidak mengandung bahan kimiawi) dan tidak mengandung kafein.

"Pengembangan Teavigo sangat bermanfaat untuk kesehatan, dan dapat meminimalisir kotoran dalam tubuh..", kata Dokter Jasmin dalam pemaparannya.

Rutin mengonsumsi K-VitC plus Teavigo sangat bermanfaat untuk:
- Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, karena kandungan EGCG-nya mampu memperlambat oksidasi kolesterol LDL.
- Memperlambat proses penuaan, karena kandungan polifenol dan vitamin C di dalamnya merupakan anitoksidan terbaik yang baik untuk menjaga kelembaban kulit dan menghambat munculnya tanda-tanda penuaan lainnya.
- Menjaga Kesehatan Sel Saraf, karena K-VitC plus Teavigo mengandung kalsium dan senyawa antioksidan yang dapat mengoptimalkan fungsi kerja sistem saraf.
- Mengurangi Resiko Kanker, kandungan EGCG pda Teh Hijau dipercaya dapat mematikan sel kanker, tanpa membunuh sel sehat lainnya.
- Menjaga daya tahan tubuh, manfaat dari kombinasi unik EGCG dan Vitamin C yang bersinergi membangun dan menguatkan sistem imunitas tubuh.

Sekilas Tentang K-Link Indonesia

Kalau berbicara tentang K-link, pasti memori saya langsung flashback ke jaman-jaman saya masih kerja lapangan dulu sebagai geologist. Saya ingat betul saat itu saya ngos-ngosan karena harus jalan kaki mendaki bukit dengan kemiringan yang cukup terjal, karena mobil yang saya dan teman-teman tumpangi tidak mampu mendaki dengan track licin dan berlumpur.

Beruntung.. saat itu salah seorang teman menawarkan sebotol air berwarna hijau gelap kepada saya untuk diminum. "Nih.. Coba minum.. Ini bagus supaya kamu kuat jalan lagi..", katanya.

Awalnya saya pikir warna hijau airnya aneh dan kurang bikin berselera. Apalagi ketika dicium, aromanya seperti daun. Tapi, karena penasaran, ya saya coba saja.

Teman saya itu lalu menyarankan saya agar berhenti sejenak untuk beristirahat dan mengatur nafas. Tapi dia pamit untuk jalan duluan, karena rig (titik pengeboran) yang diawasinya harus segera ditinjau.

Tak lama kemudian.. Ketika sudah merasa kuat untuk jalan lagi, saya merasa lebih segar dan tidak ngos-ngosan lagi. Saya pikir.. "Apa jangan-jangan karena air hijau tadi ya?"

Langsung deh saya ke rig teman saya untuk bertanya tentang "air hijau" tadi.

"Yang tadi air apa ya? Kok setelah minum ngos-ngosan saya berkurang?"

"Itu namanya Klorofil.. produk K-link.. kalau kamu berminat, bisa pesan di saya.."

Setelah itu, mengalirlah penjelasan tentang Klorofil "si Air Hijau Ajaib" itu dari mulut teman saya.

Membahas tentang K-Link, ternyata K-Link sudah berdiri di Indonesia pada tahun 2002, dan dari tahun ke tahun semakin berkembang, seiring misinya memantapkan diri menjadi multi level marketing nomor satu di Indonesia, yang kini pemasarannya telah menjangkau tak hanya kota-kota besar saja, kini manfaat produknya bahkan sudah dinikmati khasiatnya sampai ke pelosok-pelosok desa.

PT. K-Link Indonesia merupakan hasil pelebaran sayap dari K-Link International Sendirian Berhad, yang didirikan di Kuala Lumpur Malaysia pada tahun 2001. Presiden Direkturnya adalah Bapak Dato Radzi.

Bapak Dato Radzi, Presiden Direktur K-Link International Sendirian Berhad yang berkantor di Kuala Lumpur, Malaysia.


Pada tahun 2010, PT. K-Link mendapatkan sertifikasi syariah sebagai perusahaan multi level marketing murni yang berbasis syariah. Kalau mendengar kata syariah, tentunya sistem bagi hasilnya jelas dan tak perlu diragukan lagi untuk menjadikan K-link sebagai salah satu alternatif bisnis yang membawa kesejahteraan.

K-Link hadir dengan 3 solusi untuk hidupmu:

1. Solusi Sehat, dengan konsep Cleansing Balancing Activating yang ditunjang produk-produk makanan dan minuman kesehatan yang bermutu dan teruji secara klinis.

2. Solusi Finansial, menawarkan alternatif pekerjaan sebagai tenaga multi marketing profesional yang dapat memberikan penghasilan dan kesuksesan jika ditekuni dengan baik.

3. Solusi Cantik, dengan menawarkan rangkaian produk perawatan tubuh dan wajah. K-Link juga mengadakan program-program berupa seminar edukasi mengenai masalah kesehatan wanita, gizi keluarga, weight management, keharmonisan rumah tangga, kecantikan dan kebugaran, serta pemberdayaan wanita secara ekonomi. Kesemuanya terangkum dalam Ladies Beauty Club (LBC).

Dengan 3 solusinya sebagai misi yang mendatangkan kesejahteraan nagi anggotanya ini, K-Link menunjangnya dengan menghadirkan berbagai produk yang bermanfaat.

K-Honey 5 in 1

Selain K-VitC plus Teavigo yang sudah dibahas di atas, ada produk madu dalam kemasan sachet juga, namanya "K-Honey 5in1".. Anakku yang usianya masih 2 tahun senang minum langsung dari kemasan sachetnya.. Rasa manisnya yg unik bikin dia doyan..
.
"K-Honey 5in1" ini juga aku jadikan isian untuk roti buat menu sarapannya.. Alhamdulillah dia doyan juga.. Mamanya pun senang liat anaknya jadi bersemangat makan.. biasanya ngajak makan anak aja harus berujung drama saking susahnya..😧
.
Oh iya.. setelah baca deskripsi produk di kotaknya.. ternyata madu ini agak beda lho, karena komposisinya tak hanya memberikan manfaat madu sebagai produk murni yang dihasilkan dari alam dan memiliki banyak khasiat, tapi juga ada Ekstrak Kurma, Ekstrak Delima, Ekstrak Anggur, dan Royal Jelly..
.
Silahkan kunjungi web K-Link di www.k-net.co.id untuk info lebih lanjut yaa teman-teman..

Bagi teman-teman yang ingin tau lebih lanjut mengenai produk-produk K-Link dan manfaatnya, silahkan klik di sini

Untuk yang mau gabung jadi member K-Link, silahkan klik di sini

dan.. untuk yang ingin melakukan pembelian produk K-Link secara online.. silahkan klik di sini


Semoga Bermanfaat yaa, teman-teman..

Salam Sehat :)

Minggu, 05 November 2017

Transformasi Puskesmas Minasa Upa Menuju Peningkatan Derajat Kesehatan Warga Makassar

"Mau miskin, mau kaya, semuanya berpotensi sakit. Makanya kita terus berinovasi di bidang kesehatan.."

Papan Nama Puskesmas Minasa Upa (dok.pribadi)

Pernyataan di atas disampaikan langsung oleh Bapak Ir. Muh. Ramdhan Pomanto (Walikota Makassar) dalam sambutannya saat berkunjung ke Puskesmas Minasa Upa, Senin 9 Oktober 2017. Kunjungan tersebut sekaligus untuk meresmikan UPTD Puskesmas Minasa Upa Makassar.

Bapak Walikota Makassar, Ir. Muh. Ramdhan Pomanto saat berkunjung meninjau dan meresmikan UPTD Puskesmas Minasa Upa, Kelurahan Karunrung, Kecamatan Rappocini, Makassar (dokumen pribadi)

Bagi saya, kunjungan Bapak Walikota yang akrab disapa dengan nama "Pak Danny" ini sangat spesial, karena Puskesmas yang tepat berada di depan rumah saya ini banyak memberi kenangan tersendiri.

Pengguntingan pita oleh Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Makassar didampingi Bapak Walikota Makassar, secara simbolis menandai diresmikannya UPTD Puskesmas Minasa Upa (source: harianamanah.com)


Wajah Baru Puskesmas Minasa Upa



Bangunan Puskesmas Minasa Upa kini bergaya minimalis dengan 2 lantai. Lantai 1 untuk pelayanan pasien dan UGD, sedangkan Lantai 2 untuk perawatan. (dok.pribadi)

Boleh dikata masa kecil saya dihabiskan dengan bermain bersama teman-teman sekompleks di daerah BTN Minasa Upa. Bahkan di sore hari, saya dan teman-teman sering main petak umpet di pekarangan dan ruang tunggunya yang dulu masih berbentuk semi terbuka.

Dulunya, Puskesmas yang berada di Kelurahan Karunrung, Kecamatan Tamalate ini hanya berupa bangunan sederhana 1 lantai. Seiring waktu, ia terus berenovasi. Di belakangnya pernah dibangun Unit Gawat Darurat (UGD) sekaligus Rumah Bersalin (RB). Adik saya pernah 1 malam dirawat di sana karena gejala typus, sehingga ia tak bisa lupa dengan wajah lama Ruang Rawat di Puskesmas Minasa Upa.

Bangunan lama Puskesmas Minasa Upa sebelum direnovasi (source: https://www.google.com/streetview/)

Kedua bangunan ini dulunya masih dalam 1 kompleks dengan 3 Mess Pegawai yang masih 1 pekarangan dengan Puskesmas. Memasuki akhir Oktober 2015, semua bangunan tersebut dirobohkan. Seluruh kegiatan dipindahkan sementara ke aula Masjid Darul Muttaqin yang berada dekat dengan Puskesmas. Saat itu banyak beredar kabar bahwa Puskesmas Minasa Upa akan dijadikan Rumah Sakit Tipe C.

Pekarangan Puskesmas Minasa Upa sebelum bangunannya direnovasi menjadi bangunan 2 lantai seperti sekarang (source: https://www.google.com/streetview/)

Kabar itu tak salah. Setelah melalui tahapan pembangunan yang memakan waktu relatif cepat, kurang lebih 1 tahun, Puskesmas Minasa Upa memang tampil semakin bagus dan mantap.

Papan Nama Puskesmas Minasa Upa Makassar di Gerbang Depan (source: https://www.google.com/streetview/)

Berbentuk bangunan 2 lantai yang memanjang, Puskesmas ini juga meningkat dari segi kualitas pelayanannya. Lantai 1 dikhususkan untuk UGD, pemeriksaan dan pelayanan kesehatan. Di Lantai 2 berjejer kamar-kamar perawatan untuk pasien rawat inap.

Pintu Masuk Puskesmas Minasa Upa (dok.pribadi)

Sejak anak pertama saya lahir di pertengahan tahun 2015, saya rutin membawanya ke Puskesmas Minasa Upa untuk imunisasi. Boleh dikata, semua tahapan proses transformasi Puskesmas ini saya rasakan juga. Beberapa bulan sebelum bangunan lama dirombak, saya yang saat itu sedang hamil rutin memeriksakan kandungan di sana. Setelah melahirkan, saya juga rutin membawa anak saya imunisasi, timbang berat badan, dan periksa di sana. Anak saya masih sempat diimunisasi di bangunan lama sebelum dirombak, pernah juga di aula mesjid.

Ini bagian khusus untuk menimbang dan mencatat berat badan anak dan bayi di Puskesmas Minasa Upa (dok.pribadi)

Kids Corner Puskesmas Minasa Upa, dilengkapi gambar-gambar ilustrasi edukatif untuk anak (dok.pribadi)

Ketika bangunan baru sudah jadi, meskipun masih dalam tahap penyempurnaan, saya makin semangat membawa anak saya untuk imunisasi dan timbang berat badan di Puskesmas ini. Uniknya, ada kids corner di lantai 1 dekat ruang tunggu pasien, untuk jadi tempat bermain anak-anak agar tidak bosan.

Loket Pendaftaran Pasien Puskesmas Minasa Upa (dok.pribadi)

“Dulu Puskesmas ini (Minasa Upa) paling rantasa (jorok), paling kumuh dan banyak pasiennya. Namun, kita sudah lihat perubahannya hari ini. Kita berupaya membangun sistem untuk melayani masyarakat secara menyeluruh,” kata Pak Danny lagi, mengungkap rasa syukurnya melihat perubahan yang terjadi di Puskesmas ini.

Untuk memudahkan mobilisasi pasien dan pembesuk dari dan ke Kamar Perawatan di Lantai 2, Puskesmas Minasa Upa menyediakan Lift (dok.pribadi)

Area Tangga Puskesmas Minasa Upa (dok.pribadi)
Area Ruang Rawat Inap Pasien di Lantai 2 Puskesmas Minasa Upa (dok.pribadi)

Tak hanya mengubah bangunannya saja, Puskesmas Minasa Upa turut meningkatkan sistem pelayanannya, mencakup ketersediaan sarana dan prasarana, tenaga kesehatan, sistem pelayanan terstandar serta fasilitas penunjang lainnya.
Ruang instalasi listrik. Nampak pula pada gambar, poster denah instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) di Puskesmas Minasa Upa (dok.pribadi) 

Puskesmas Minasa Upa kini juga dilengkapi fasilitas home care yang fasilitas telemedicine-nya dapat dinikmati melalui Mobil Dottoro'ta (namanya unik diambil dari bahasa Makassar yang berarti dokter kita). Mobil ini melayani pemeriksaan ke rumah secara gratis, telah dilengkapi dengan alat periksa EKG untuk pasien sakit jantung dan USG untuk ibu hamil. Kabarnya, layanan home care ini sudah banyak dijadikan contoh oleh beberapa daerah di Indonesia dan dinobatkan sebagai "Top 35 Inovasi Pelayanan Publik 2016".

Mobil Dottoro'ta, layanan homecare Puskesmas Minasa Upa (dok.pribadi)

Berbagai peningkatan fasilitas ini sekaligus menjawab keheranan saya ketika berkunjung ke bangunan baru Puskesmas Minasa Upa ini pertama kali. Saat itu saya memperhatikan tenaga medis (dokter, perawat, petugas administrasi, dan staf pegawai) makin banyak. Ternyata ini bagian dari peningkatan fungsi pelayanan kepada warga.

Staf Puskesmas Minasa Upa saat berfoto bersama Walikota Makassar dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar saat peresmian UPTD Puskesmas Minasa Upa (dok.pribadi)


Puskesmas.. You Are Our Hero..


Kini, bangunan Puskesmas Minasa Upa sudah jadi dan sudah diresmikan oleh Pak Walikota. Namun siapa sangka kalau 2 hari sebelum peresmian, Nenek saya tiba-tiba sakit parah di rumah karena sesak kekurangan oksigen. Saat itu, jujur kami sekeluarga hampir kehabisan akal melihat kondisi Nenek yang tidak sadarkan diri. Biasanya, kami ragu membawanya ke Puskesmas karena berpikir Puskesmas tergolong minim dalam hal pelayanan dan peralatan, meskipun jaraknya sangat dekat dari rumah. Tetapi saat itu kami sudah tak punya banyak waktu untuk berpikir. Dengan tergesa-gesa, kami bawa Nenek ke ruang UGD Puskesmas. Sesampai di sana, tim dokter dan perawat dengan cekatan memberikan pertolongan pertama sebisa mungkin. Awalnya dengan bantuan pernafasan oksigen, kemudian infus. Dokter yang berjaga saat itu kemudian menelepon RS terdekat untuk melakukan rujukan. Kata dokter, Nenek butuh penanganan khusus dari Rumah Sakit.

Di Ruang UGD inilah, Nenek saya mendapatkan pertolongan pertama dari staf medis Puskesmas Minasa Upa sebelum dirujuk ke Rumah Sakit terdekat (dok.pribadi)

Tak lama kemudian, datanglah sopir Ambulance dengan sigap memindahkan Nenek ke mobilnya untuk dibawa ke RS Faisal di daerah Pettarani, ditemani 2 perawat. Sesampai di RS Faisal, tim dokter langsung melakukan pemeriksaan. Alhamdulillah.. keadaan Nenek berangsur membaik dan bisa dipindahkan ke ICU RS Wahidin Sudirohusodo untuk penanganan yang lebih intensif.

Ambulance yang selalu standby di area Puskesmas Minasa Upa inilah yang digunakan untuk mengantarkan nenek saya ke Rumah Sakit terdekat untuk dirujuk (dok.pribadi)

Satu hal yang tak bisa saya lupakan dari kejadian ini adalah peran Puskesmas sebagai pihak pertama yang menyelamatkan Nenek saya. Harus kami akui, Puskesmas Minasa Upa telah menjadi pahlawan penyelamat bagi Nenek.

Bapak Walikota Makassar dan Ibu Ketua Tim Penggerak PKK saat berkunjung ke ruang rawat inap sekaligus memberi semangat kepada pasien agar lekas sembuh (source: mediasulsel.com & infosulsel.com)

Tak hanya keluarga kami saja, pastinya banyak masyarakat yang sudah merasakan manfaat Puskesmas bersejarah ini.

Dukung Program "Germas".. Langkah Sederhana, Faedah Luar Biasa



Banner "G1000G" yang dipasang di pagar Puskesmas Minasa Upa untuk ingatkan warga agar tak lupa menjaga kesehatan sebagai aset kehidupan (dok.pribadi)


Saat meresmikan UPTD Puskesmas Minasa Upa, Bapak Danny Pomanto datang bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Asisten 2, Perwakilan dinas kesehatan  Sulsel, Kepala OPD, Camat Rappocini, Lurah Sekecamatan Rappocini, Kepala RSUD, Ketua RT RW dan tokoh masyarakat yang bersama-sama bermaksud mencanangkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), yang dilaksanakan serentak di Puskesmas dan Klinik se-wilayah Provinsi Sulawesi Selatan, mencakup 24 Kabupaten. Untuk Sulsel sendiri, program ini diberi nama G1000G (Gerakan 1000 Germas), langkah promotif dan preventif menuju derajat kesehatan yang lebih baik.

Bapak Walikota Makassar saat menyampaikan mengenai kampanye Germas sebagai langkah awal menuju derajat kesehatan yang membawa kesejahteraan bagi semua (source: jawapossmakassar.com)


Germas diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan warga, dengan himbauan untuk rajin mengonsumsi sayur dan buah (dengan anjuran 5 porsi per hari). Dengan Germas, warga diingatkan untuk selalu peduli kesehatan, dimulai dari hal-hal sederhana, semisal rutin melakukan aktivitas fisik 30 menit dalam 5 hari setiap minggunya, dan melakukan check-up (pemeriksaan kesehatan), dengan harapan dapat menurunkan beban penyakit menular dan penyakit tidak menular, baik kesakitan, kematian, maupun kecacatan.

"Ayo Bapak-bapak.. Ibu-ibu.. Rutin Makan Buah supaya Sehat.." ajak pak Danny Pomanto, walikota Makassar saat launching G1000G di Puskesmas Minasa Upa Makassar (source: bisnissulawesi.com)

Pak Danny berpesan kepada para hadirin di acara peresmian Puskesmas Minasa Upa tentang pentingnya menjaga kesehatan bagi seluruh kalangan, tanpa memandang latar belakang ekonomi, jabatan, atau status sosial seseorang.

“Kita terus berinovasi di bidang kesehatan. Salah satunya dengan menghadirkan layanan home care yang saat ini sudah banyak dinikmati masyarakat, bahkan mendapatkan sejumlah penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi kita dalam bidang kesehatan,” tuturnya.


Kegiatan senam prolanis yang rutin diadakan di Puskesmas Minasa Upa setiap Sabtu pagi ini ajak warga agar rajin menggerakkan badan agar sehat, bugar, kuat, dan peredaran darah lancar (dok.pribadi)

Ke depannya, Pak Danny bercita-cita ingin menerapkan renovasi lagi di sejumlah Puskesmas di kota Makassar. Ditargetkan 2 atau 3 Puskesmas di Kecamatan Tamalate akan dirombak sesuai standar yang diinginkan beliau. Pelayanannya diharapkan dapat menyerupai Rumah Sakit Swasta.

Campaign "Salam Germas" menghiasi tampak depan Ruang Penyimpanan dan Pengambilan Obat di Puskesmas Minasa Upa (dok.pribadi)

Sadar Pentingnya Kesehatan, Astra Motor Lakukan Langkah Konkret Ini di Makassar


Tekad pemerintah Kota Makassar untuk menghadirkan pelayanan yang unggul dan bermanfaat bagi warganya dilandasi kesadaran akan pentingnya kesehatan untuk menyokong berbagai aktivitas manusia. Seiring perkembangan jaman, sebagian besar orang mungkin sudah tak punya cukup waktu untuk memikirkan kesehatannya. Bila kemudian Germas menjadi satu terobosan sederhana Kementerian Kesehatan RI yang mendatangkan banyak manfaat untuk menggugah kepedulian untuk meluangkan waktu menjaga kesehatan tubuh, maka Astra Motor pun tak ingin ketinggalan menyalurkan jiwa sosialnya untuk menyehatkan warga Makassar.

Peresmian Poskeskel Rappocini setelah direnovasi oleh Tim Astra Motor (source: https://www.google.co.id/amp/www.otomakassar.com/astra-motor-makassar-bina-pos-kesehatan-kelurahan-rappocini/amp/)


Beberapa bulan yang lalu, tepatnya tanggal 26 Agustus 2017, kelurahan Rappocini Makassar memperoleh fasilitas berupa pengaktifan kembali Pos Kesehatan Kelurahan (Poskeskel), dengan terlebih dahulu melakukan renovasi agar pos kesehatan ini layak untuk dimanfaatkan sebagai tempat pelayanan kesehatan bagi warga setempat. Astra menggagas ide ini karena lokasinya yang dinilai strategis, sehingga manfaatnya diharap mampu menyentuh banyak orang di daerah sekitar Poskeskel, yang berada di jalan penghubung antara kelurahan Rappocini dan Pelita, dapat menembus jalan Rappocini Raya ataupun jalan Andi Pangeran Pettarani.

Poskeskel Rappocini diharapkan dapat memudahkan warga setempat untuk memperoleh layanan kesehatan sesegera mungkin (source: fajaronline.com)

Sebelumnya, Kepala Wilayah Astra Motor Makassar, Denny Teguh menyatakan keprihatinannya dengan kondisi Poskeskel Rappocini yang terbengkalai. Dinding, atap, dan lantai bangunan rusak, jendelanya lun pecah. Dengan kondisi ini, pos tersebut tak layak untuk beroperasi secara maksimal untuk melayani warga yang sakit.

Kepala Wilayah Astra Motor Makassar, Denny Teguh mengatakan bahwa Poskeskel yang sebelumnya sempat terbengkalai selama 2 tahun belakangan itu memang berada di lokasi strategis pertengahan kelurahan Rappocini, namun kondisi fisik bangunan tidak memungkinkan untuk dilakukan kegiatan lagi.

Astra Motor Makassar memang sedang serius ingin berkontribusi melalui berbagai program kepedulian di Makassar untuk mewujudkan visi dan misi utama Astra untuk bermanfaat bagi bangsa.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Rappocini, Sultan Dg. Liwang menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan renovasi Poskeskel Karunrung. Ia juga berharap agar warga sekitar merasa aman dan nyaman tinggal di Rappocini sehingga Rappocini bisa menjadi kelurahan panutan untuk yang lain.

Sebelumnya, kelurahan Rappocini terpilih menjadi target program Kampung Berseri Astra, yang melibatkan seluruh elemen perusahaan grup Astra yang berada di daerah tersebut bersama dengan masyarakat penghuni kelurahan sebagai penggeraknya. Program besar ini adalah langkah konkret PT. Astra International Tbk yang juga dilaksanakan di setiap kota besar di Indonesia untuk membenahi daerah perkampungan, termasuk lingkungan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.



Salut untuk jiwa sosial Astra..
Semoga ke depannya semakin maju dan kesuksesan yang dituai dapat menjadi inspirasi bagi Masyarakat Indonesia, khususnya pemuda-pemuda Indonesia untuk terus berkontribusi positif, memanfaatkan segenap potensi yang ada untuk mampu bersaing secara sehat di kancah global, tentunya dengan fisik dan mental yang sehat. Astra siap maju bersama masyarakat Indonesia dalam program "Inspirasi 60 Tahun Astra".

Salam..


Sumber tulisan:
https://www.mediasulsel.com/danny-hadiri-germas-dan-launching-puskesmas-minasa-upa/

http://makassar.liputanutama.com/kreen-bingits/2017/10/02/danny-target-puskesmas-di-kecamatan-tamalate-akan-direnovasi/

http://infosulsel.com/wp-content/uploads/2017/10/IMG-20171002-WA0003.jpg

https://www.google.co.id/amp/makassar.tribunnews.com/amp/2017/08/26/astra-motor-makassar-aktifkan-pos-kesehatan-di-kelurahan-ini

https://www.google.co.id/amp/www.otomakassar.com/astra-motor-makassar-bina-pos-kesehatan-kelurahan-rappocini/amp/

http://fajaronline.com/2017/08/26/astra-motor-aktifkan-kembali-pos-kesehatan-kelurahan-rappocini

Rabu, 13 September 2017

Kota Anging Mammiri Semarak Dibuai Kilau F8


Kemeriahan Pembukaan Makassar International Eight Festival and Forum 2017 di Anjungan Pantai Losari Makassar (source: drone kecamatan Wajo, twitter @ujungpandangmks)

"Anging Mammiri Kupasang..

Pitujui Tontonganna..
Tusaroa Takkalupa.."

Selalu terharu, bahkan bisa menitikkan air mata saat mendengar lagu Anging Mammiri mengalun ketika kebetulan saya sedang jauh dari kampung halaman.. Rindu sudah pasti, tapi jika kaki masih jua di tanah rantau, belum sanggup beranjak pulang, apa mau dikata.. Hanya doa yang terangkai, agar rasa ingin berjumpa ini cepat-cepat tuntas.. Menghitung hari.. Membayangkan sanak saudara di pelupuk mata..

Kemudian.. syukur luar biasa saat melihat kota Makassar ini sudah berkembang jauh. Mungkin karena kemajuan jaman yang berpengaruh banyak pada perubahan tingkah laku, kebutuhan, dan gaya hidup masyarakatnya, Makassar kini tumbuh menjadi kota metropolitan. Pembangunan dengan pesat telah mengisi sendi-sendi kehidupan di kota yang terkenal dengan Pantai Losari ini.

Banyak yang berpendapat seperti ini.. "Tak lengkap rasanya bila ke Makassar tapi belum pernah berkunjung ke Pantai Losari..". Oleh karenanya, tak mengherankan bila banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang berlalu-lalang di pantai ini, untuk mencicipi aneka sajian kuliner khas Makassar atau melepas lelah sambil menikmati pemandangan matahari terbenam, dengan view lepas ke arah barat.

Pantai Losari di era 90-an sebagai restoran terpanjang di dunia (source: makassarterkini.com)


Pantai Losari sejak dahulu telah menjadi tempat favorit untuk bersantai. Pada abad 20-an, para bangsawan dan orang-orang Belanda kemudian membangun semacam tembok pembatas darat dan pantai. Pantai ini kemudian terkenal dengan julukan "Restoran Terpanjang di Dunia", dikarenakan banyak pedagang makanan yang berjualan dengan gerobak di sepanjang tepi pantai (area berjualan memanjang sekitar 1 km). Pada awal dekade 70-an, Walikota Makassar saat itu, Muhammad Daeng Patompo menjadikan daerah ini sebagai pusat kuliner di Makassar pada saat itu. Pilihan makanannya pun beragam dari ringan sampai yang berat, mulai dari Pisang Epe, Baroncong, Bakso, Mie Kuah, Es Teler, Pisang Ijo, dan lain-lain.

F8 Menambah Kilau Kota Makassar


main stage Makassar International Eight Festival and Forum 2017 (source: drone Kecamatan Wajo, twitter @ujungpandangmks)


Beda orang, beda sudut pandang, beda selera, beda gaya, beda pula metode apresiasi masing-masing.. Hakekatnya sebuah karya, akan semakin berarti ketika dirasakan maknanya.. terserah nantinya para penikmat mau menilai seperti apa.. Sebab karya tetaplah karya.. ungkapan kejujuran sang kreator.

Berangkat dari keinginannya membesarkan nama pariwisata Makassar di mata dunia, Walikota Makassar, Bapak Moh. Ramdhan "Danny" Pomanto tak mau menyia-nyiakan waktu untuk mempersembahkan sesuatu yang berkesan bagi warganya, sebuah festival bertaraf internasional yang bertajuk "Makassar International Eight Forum and Festival 2017".

Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia, Bapak Triawan Munaf diapit Gubernur Sulawesi Selatan Bapak H.Syahrul Yasin Limpo dan Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto kompak memakai penutup kepala khas Makassar pada pembukaan Makassar International Eight Festival and Forum 2017 (source: twitter @ujungpandangmks)


Menurut Walikota yang sudah 3 tahun berturut-turut membawa Makassar meraih penghargaan Adipura ini, F8 bukanlah festival biasa, tapi juga menjadi momen kebudayaan dan peradaban baru di Indonesia. Bayangkan saja, Anjungan Pantai Losari dihujani atmosfer seni kultural yang sangat kental, namun hangat dalam balutan hubungan baik antarnegara-negara yang terlibat.

Makassar Art Performance.. Gandrang Bulo, Lagu Tradisional, dan Tari-tarian khas Sulawesi Selatan menjadi sajian memukau di main stage pada malam pembukaan F8 (source: twitter @ujungpandangmks)

Event yang dijuluki "The Best Water Front Festival in The World" ini menghadirkan 24 delegasi negara partisipan, di antaranya Australia, German, Switzerland, Jepang, India, Taiwan, New Zaeland, Thailand, Prancis, Kuwait, Georgia, Afganistan, Iran, Amerika Serikat, Singapore, Malaysia, Irak, Korea selatan, Inggris, Denmark, Belgia, Kanada, Afrika Selatan, dan China.

Malam Minggu di Anjungan Losari Sebelumnya Tak Pernah Semeriah Ini..


Pelataran Anjungan Metro Pantai Losari dihiasi lampion cantik selama pagelaran F8 berlangsung (captured by Dini)

Sejak tau ada F8 di Anjungan Metro Pantai Losari Makassar, saya memang berniat ke sana bersama keluarga. Weekend pun menjadi waktu yang tepat. Sabtu tanggal 9 September 2017 saya ditemani anak dan adik bermalam minggu di sana.

Belum juga menyentuh area anjungan, mobil yang kami tumpangi sudah tidak bisa bergerak saking padatnya jalan akses ke sana. Maka demi mencari aman, kami memutuskan memarkir kendaraan agak jauh, meskipun dengan resiko harus berjalan kaki cukup jauh sambil menggendong anak.

Area Food menjadi yang pertama kami datangi. Booth makanan dan minuman citarasa lokal dan internasional yang berjejer membuat kami sempat kebingungan mau mampir dimana, karena semua keliatan enak, pun disajikan dengan tampilan unik nan menggugah selera.


Food Area F8, berbagai jenis makanan dan minuman berjejer di sini.. Siap untuk dinikmati (dok.pribadi)


Ada bakso bakar, nasu palekko, pallumara, minuman milk tea kemasan yang segar-segar, bahkan es krim gelato pun ada. Semua rame diserbu antrian pengunjung yang membludak malam itu.

Karena tergoda rasa penasaran, saya coba memberanikan diri menembus kerumunan pengunjung dari arah selatan ke utara area F8. Sambil melihat-lihat aneka hal unik yang dipamerkan, ada rasa bangga luar biasa dengan adanya F8 ini. Seingat saya, belum pernah Anjungan Losari seramai ini sebelumnya. Belum pernah pula saya menyaksikan wajah-wajah excited warga Makassar yang sama seperti yang ditunjukkan pengunjung Losari pada malam itu.

Bakso Bakar (dok.pribadi)

Booth Jumbo Ice Cream Cone yang bikin siapapun harus lama antre untuk menikmati eskrimnya (dok.pribadi)

Songkolo, nasi ketan khas Sulawesi Selatan (dok.pribadi)
Pallumara, kuliner ikan khas Makassar juga tersaji di salah satu food booth di F8 (dok.pribadi)
Kedai Pisang Epe di sepanjang Pantai Losari selama F8 dipenuhi pengunjung yang datang dari berbagai daerah (dok.pribadi)


Makassar benar-benar semarak, tak ada kesenjangan yang mengganjal kebersamaan yang terjalin. Semua kompak berbaur bertepuk tangan sambil berseru gemuruh ketika menyaksikan performance yang disajikan di main stage ataupun di panggung anjungan lainnya. Tidak mengherankan, karna anjungan Losari selalu jadi tempat favorit untuk bermalam minggu. Dari ujung selatan ke utara, seluruhnya dipadati pengunjung.

Main Stage F8 Makassar, selalu ada performance memukau di sini (dok.pribadi)

Dengan adanya F8, pantai yang namanya pernah menjadi lirik pembuka lagu "Sumpah Benang Emas" milik penyanyi dangdut legendaris Elvie Sukaesih ini pun menjadi berkali-kali lipat ramainya. Saya pun sempat beberapa kali terjebak di keramaian. Namun jangan salah.. Ramai bukan berarti tak ramah. Ketika saya menyaksikan sendiri ada banyak personel Polrestabes yang siaga mengamankan event ini, perasaan menjadi lebih tenang. Kabarnya ada 2011 personel yang khusus ditugaskan berjaga di area pelaksanaan F8 ini.

Apa sih F8?
Banner Makassar International Eight Forum and Festival 2017 (source: twitter @ujungpandangmks)

Siang hari sebelum ke F8, di rumah saya ada arisan keluarga. Seperti biasa, tante dan om bersama anak-anaknya berkunjung untuk silaturahmi sambil menikmati makan siang. Satu hal yang membedakan siang itu dengan arisan-arisan sebelumnya adalah topik yang menjadi bahan pembicaraan. Semua kompak membahas F8, berikut antuasiasme mereka untuk ikut menyaksikan kemegahan festival ini.

F8 sendiri merupakan singkatan dari ragam kegiatan yang menjadi elemen pengisi festival ini, yaitu antara lain: Fashion, Food & Fruit, Film, Fiction Writer & Font, Folks, Fussion Music, Fine Art, Flora & Fauna.

Salah satu pengunjung berfoto dengan Jumbo Ice Cream Cone yang antrian pembelinya sangat ramai.

Booth Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar menyediakan berbagai jenis pernak-pernik unik, dari sarung tenun, tas, hingga aksesoris (dok.pribadi)

Salah satu booth Pemerintah Kota yang ramai didatangi pengunjung adalah booth Jayapura.. Banyak yang ingin selfie menggunakan headpiece khas Papua ini.. (dok.pribadi)

Selain menyajikan performance yang sangat menghibur dan atraktif, sisi positif F8 bisa dilihat dari barisan booth yang berjejer di sepanjang anjungan. Bapak Danny Pomanto tak hanya ingin mengajak warganya berkeliling dunia dan menambah wawasan kita di booth kota partisipan dan negara-negara delegasi, tapi juga mengajak para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dan kreator-kreator seni lokal dari berbagai kalangan (pelajar dan profesional) turut serta memajukan bangsa melalui sektor ekonomi kreatif.

Booth Aksesori Kayu Kaukah, asal Timur Tengah (dok.pribadi)

Booth Etnik Toraja (dok.pribadi)

Kayu Loloda untuk Terapi Penyembuhan, asal Halmahera (dok.pribadi)

Berdasarkan data, ada 226 tenant yang membuka booth-nya di Festival ini, di antaranya 133 booth kuliner, 30 booth fashion, 8 booth kedutaan negara-negara asing, 15 booth kota/kabupaten se-Indonesia, 20 booth sponsorship, dan 20 booth kepanitiaan.

Bapak Triawan Munaf selaku Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia pun mengapresiasi inisiatif Bapak Danny Pomanto mencetus F8. “Belum pernah festival di negeri ini dikunjungi begitu banyak perwakilan negara asing seperti F8 Makassar,” ucapnya.

Fine Art Area.. tempat berkumpulnya para kreator dan penikmat seni (dok.pribadi)

White sand, untuk kamu yang senang bermain pasir.. (dok.pribadi)

Booth Sanggar Seni Kasumba (dok.pribadi)

F8 juga membuka kesempatan untuk para mahasiswa pecinta seni untuk memamerkan karyanya di sini.. booth Seni Rupa Unismuh ini salah satunya (dok.pribadi)

Mau nyobain live sketch? Bisa bangeet.. di F8 ada pelukis yang siap sedia melukis wajahmu secara manual.. (dok.pribadi)


Add One More F to F8: Fantastic!

Pertunjukan demi pertunjukan yang disuguhkan penyelenggara F8 telah berhasil memukau jutaan pasang mata yang hadir menyaksikan, dimulai sejak pembukaan tanggal 6 September 2017, hingga penutupannya 10 September 2017.


Robot Transformer yang sehari-harinya berkeliling di anjungan Pantai Losari ini selalu jadi rebutan anak-anak kecil yang mengajaknya foto bareng selama F8 berlangsung (captured by Dini)

"Si Jago".. Maskot Sulsel yang penuh kehangatan.. (captured by Dini)


Satu hal yang menggugah pengunjung F8 adalah atraksi aerobatik yang melibatkan Indonesian Air Force Jupiter Team saat pembukaan F8 berlangsung. Mereka juga mengomentari pertandingan Ring Muai Thai yang menjadikan Makassar sebagai kota pertama yang melaksanakan pertandingan ini di atas laut.

Indonesian Aerobatic Air Force Jupiter Team siap beratraksi di udara (source: http://simponinews.com/2017/09/06/atraksi-jupiter-dan-sukhoi-undang-decak-kagum-pengunjung-f8/)

Ring Muai Thai Campionship di atas laut, pertama di dunia.. Hanya di Makassar, F8 tepatnya (source: twitter @ujungpandangmks)


Artis-artis nasional dan internasional pun turut hadir meramaikan. Sebut saja Daniel Sahuleka, Ari Lasso, Yovie & Nuno, Anji, Budi Doremi, Luna Maya, Adjie Notonegoro, dan masih banyak lagi. Tak mau ketinggalan, sineas-sineas lokal juga turut menyuguhkan film-film yang kualitasnya layak bersaing.

Luna Maya turut menghadirkan fashion show koleksinya (source: twitter @ujungpandangmks)

Anji (source: twitter @ujungpandangmks)

Ari Lasso, duet dengan Bapak Danny Pomanto, Walikota kebanggaan Makassar (source: twitter @ujungpandangmks)

Target 1 juta pengunjung pun terlampaui hanya sampai hari ke-4, jauh jika dibandingkan dengan jumlah pengunjung F8 tahun sebelumnya yang mencapai 300 ribu orang dalam 3 hari pelaksanaan. Dalam 2 hari pelaksanaannya saja (6-7september 2017), nilai transaksi sudah mencapai Rp 2,2 miliar.

Mini Bioskop F8, menayangkan film-film karya sineas lokal (dok.pribadi)

Makassar International Eight Forum and Festival atau yang dikenal F8 yang tiap tahunnya digelar pemerintah Kota Makassar masuk dalam nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017, dengan perolehan persentase 3% dari 10 daerah di Indonesia yang juga menggelar festival Pariwisata.

Berkat kesuksesan yang dicetak F8 pulalah, kota Makassar berhasil menjalin kerjasama dengan negara-negara terkemuka di dunia untuk kemajuan bersama, di antaranya Georgia dan Perancis.

Walikota Makassar dan Dubes Perancis saat penandatanganan MoU kerjasama kedua belah pihak dalam bidang smart city. Momen ini dilakukan di atas kapal phinisi, simbol perjuangan dan kejayaan Makassar (source: twitter @ujungpandangmks)

Atas pencapaian luar biasa ini, layak kiranya "Makassar International Eight Festival and Forum 2017" mendapatkan satu tambahan huruf "F" lagi untuk melengkapinya. Satu "F" lagi untuk kata "Fantastic"..

Salut untuk Makassar.. Dua Kali Tambah Baik.. Jangan Biarkan Makassar Mundur Lagi..