Langsung ke konten utama

Kota Anging Mammiri Semarak Dibuai Kilau F8


Kemeriahan Pembukaan Makassar International Eight Festival and Forum 2017 di Anjungan Pantai Losari Makassar (source: drone kecamatan Wajo, twitter @ujungpandangmks)

"Anging Mammiri Kupasang..

Pitujui Tontonganna..
Tusaroa Takkalupa.."

Selalu terharu, bahkan bisa menitikkan air mata saat mendengar lagu Anging Mammiri mengalun ketika kebetulan saya sedang jauh dari kampung halaman.. Rindu sudah pasti, tapi jika kaki masih jua di tanah rantau, belum sanggup beranjak pulang, apa mau dikata.. Hanya doa yang terangkai, agar rasa ingin berjumpa ini cepat-cepat tuntas.. Menghitung hari.. Membayangkan sanak saudara di pelupuk mata..

Kemudian.. syukur luar biasa saat melihat kota Makassar ini sudah berkembang jauh. Mungkin karena kemajuan jaman yang berpengaruh banyak pada perubahan tingkah laku, kebutuhan, dan gaya hidup masyarakatnya, Makassar kini tumbuh menjadi kota metropolitan. Pembangunan dengan pesat telah mengisi sendi-sendi kehidupan di kota yang terkenal dengan Pantai Losari ini.

Banyak yang berpendapat seperti ini.. "Tak lengkap rasanya bila ke Makassar tapi belum pernah berkunjung ke Pantai Losari..". Oleh karenanya, tak mengherankan bila banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang berlalu-lalang di pantai ini, untuk mencicipi aneka sajian kuliner khas Makassar atau melepas lelah sambil menikmati pemandangan matahari terbenam, dengan view lepas ke arah barat.

Pantai Losari di era 90-an sebagai restoran terpanjang di dunia (source: makassarterkini.com)


Pantai Losari sejak dahulu telah menjadi tempat favorit untuk bersantai. Pada abad 20-an, para bangsawan dan orang-orang Belanda kemudian membangun semacam tembok pembatas darat dan pantai. Pantai ini kemudian terkenal dengan julukan "Restoran Terpanjang di Dunia", dikarenakan banyak pedagang makanan yang berjualan dengan gerobak di sepanjang tepi pantai (area berjualan memanjang sekitar 1 km). Pada awal dekade 70-an, Walikota Makassar saat itu, Muhammad Daeng Patompo menjadikan daerah ini sebagai pusat kuliner di Makassar pada saat itu. Pilihan makanannya pun beragam dari ringan sampai yang berat, mulai dari Pisang Epe, Baroncong, Bakso, Mie Kuah, Es Teler, Pisang Ijo, dan lain-lain.

F8 Menambah Kilau Kota Makassar


main stage Makassar International Eight Festival and Forum 2017 (source: drone Kecamatan Wajo, twitter @ujungpandangmks)


Beda orang, beda sudut pandang, beda selera, beda gaya, beda pula metode apresiasi masing-masing.. Hakekatnya sebuah karya, akan semakin berarti ketika dirasakan maknanya.. terserah nantinya para penikmat mau menilai seperti apa.. Sebab karya tetaplah karya.. ungkapan kejujuran sang kreator.

Berangkat dari keinginannya membesarkan nama pariwisata Makassar di mata dunia, Walikota Makassar, Bapak Moh. Ramdhan "Danny" Pomanto tak mau menyia-nyiakan waktu untuk mempersembahkan sesuatu yang berkesan bagi warganya, sebuah festival bertaraf internasional yang bertajuk "Makassar International Eight Forum and Festival 2017".

Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia, Bapak Triawan Munaf diapit Gubernur Sulawesi Selatan Bapak H.Syahrul Yasin Limpo dan Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto kompak memakai penutup kepala khas Makassar pada pembukaan Makassar International Eight Festival and Forum 2017 (source: twitter @ujungpandangmks)


Menurut Walikota yang sudah 3 tahun berturut-turut membawa Makassar meraih penghargaan Adipura ini, F8 bukanlah festival biasa, tapi juga menjadi momen kebudayaan dan peradaban baru di Indonesia. Bayangkan saja, Anjungan Pantai Losari dihujani atmosfer seni kultural yang sangat kental, namun hangat dalam balutan hubungan baik antarnegara-negara yang terlibat.

Makassar Art Performance.. Gandrang Bulo, Lagu Tradisional, dan Tari-tarian khas Sulawesi Selatan menjadi sajian memukau di main stage pada malam pembukaan F8 (source: twitter @ujungpandangmks)

Event yang dijuluki "The Best Water Front Festival in The World" ini menghadirkan 24 delegasi negara partisipan, di antaranya Australia, German, Switzerland, Jepang, India, Taiwan, New Zaeland, Thailand, Prancis, Kuwait, Georgia, Afganistan, Iran, Amerika Serikat, Singapore, Malaysia, Irak, Korea selatan, Inggris, Denmark, Belgia, Kanada, Afrika Selatan, dan China.

Malam Minggu di Anjungan Losari Sebelumnya Tak Pernah Semeriah Ini..


Pelataran Anjungan Metro Pantai Losari dihiasi lampion cantik selama pagelaran F8 berlangsung (captured by Dini)

Sejak tau ada F8 di Anjungan Metro Pantai Losari Makassar, saya memang berniat ke sana bersama keluarga. Weekend pun menjadi waktu yang tepat. Sabtu tanggal 9 September 2017 saya ditemani anak dan adik bermalam minggu di sana.

Belum juga menyentuh area anjungan, mobil yang kami tumpangi sudah tidak bisa bergerak saking padatnya jalan akses ke sana. Maka demi mencari aman, kami memutuskan memarkir kendaraan agak jauh, meskipun dengan resiko harus berjalan kaki cukup jauh sambil menggendong anak.

Area Food menjadi yang pertama kami datangi. Booth makanan dan minuman citarasa lokal dan internasional yang berjejer membuat kami sempat kebingungan mau mampir dimana, karena semua keliatan enak, pun disajikan dengan tampilan unik nan menggugah selera.


Food Area F8, berbagai jenis makanan dan minuman berjejer di sini.. Siap untuk dinikmati (dok.pribadi)


Ada bakso bakar, nasu palekko, pallumara, minuman milk tea kemasan yang segar-segar, bahkan es krim gelato pun ada. Semua rame diserbu antrian pengunjung yang membludak malam itu.

Karena tergoda rasa penasaran, saya coba memberanikan diri menembus kerumunan pengunjung dari arah selatan ke utara area F8. Sambil melihat-lihat aneka hal unik yang dipamerkan, ada rasa bangga luar biasa dengan adanya F8 ini. Seingat saya, belum pernah Anjungan Losari seramai ini sebelumnya. Belum pernah pula saya menyaksikan wajah-wajah excited warga Makassar yang sama seperti yang ditunjukkan pengunjung Losari pada malam itu.

Bakso Bakar (dok.pribadi)

Booth Jumbo Ice Cream Cone yang bikin siapapun harus lama antre untuk menikmati eskrimnya (dok.pribadi)

Songkolo, nasi ketan khas Sulawesi Selatan (dok.pribadi)
Pallumara, kuliner ikan khas Makassar juga tersaji di salah satu food booth di F8 (dok.pribadi)
Kedai Pisang Epe di sepanjang Pantai Losari selama F8 dipenuhi pengunjung yang datang dari berbagai daerah (dok.pribadi)


Makassar benar-benar semarak, tak ada kesenjangan yang mengganjal kebersamaan yang terjalin. Semua kompak berbaur bertepuk tangan sambil berseru gemuruh ketika menyaksikan performance yang disajikan di main stage ataupun di panggung anjungan lainnya. Tidak mengherankan, karna anjungan Losari selalu jadi tempat favorit untuk bermalam minggu. Dari ujung selatan ke utara, seluruhnya dipadati pengunjung.

Main Stage F8 Makassar, selalu ada performance memukau di sini (dok.pribadi)

Dengan adanya F8, pantai yang namanya pernah menjadi lirik pembuka lagu "Sumpah Benang Emas" milik penyanyi dangdut legendaris Elvie Sukaesih ini pun menjadi berkali-kali lipat ramainya. Saya pun sempat beberapa kali terjebak di keramaian. Namun jangan salah.. Ramai bukan berarti tak ramah. Ketika saya menyaksikan sendiri ada banyak personel Polrestabes yang siaga mengamankan event ini, perasaan menjadi lebih tenang. Kabarnya ada 2011 personel yang khusus ditugaskan berjaga di area pelaksanaan F8 ini.

Apa sih F8?
Banner Makassar International Eight Forum and Festival 2017 (source: twitter @ujungpandangmks)

Siang hari sebelum ke F8, di rumah saya ada arisan keluarga. Seperti biasa, tante dan om bersama anak-anaknya berkunjung untuk silaturahmi sambil menikmati makan siang. Satu hal yang membedakan siang itu dengan arisan-arisan sebelumnya adalah topik yang menjadi bahan pembicaraan. Semua kompak membahas F8, berikut antuasiasme mereka untuk ikut menyaksikan kemegahan festival ini.

F8 sendiri merupakan singkatan dari ragam kegiatan yang menjadi elemen pengisi festival ini, yaitu antara lain: Fashion, Food & Fruit, Film, Fiction Writer & Font, Folks, Fussion Music, Fine Art, Flora & Fauna.

Salah satu pengunjung berfoto dengan Jumbo Ice Cream Cone yang antrian pembelinya sangat ramai.

Booth Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar menyediakan berbagai jenis pernak-pernik unik, dari sarung tenun, tas, hingga aksesoris (dok.pribadi)

Salah satu booth Pemerintah Kota yang ramai didatangi pengunjung adalah booth Jayapura.. Banyak yang ingin selfie menggunakan headpiece khas Papua ini.. (dok.pribadi)

Selain menyajikan performance yang sangat menghibur dan atraktif, sisi positif F8 bisa dilihat dari barisan booth yang berjejer di sepanjang anjungan. Bapak Danny Pomanto tak hanya ingin mengajak warganya berkeliling dunia dan menambah wawasan kita di booth kota partisipan dan negara-negara delegasi, tapi juga mengajak para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dan kreator-kreator seni lokal dari berbagai kalangan (pelajar dan profesional) turut serta memajukan bangsa melalui sektor ekonomi kreatif.

Booth Aksesori Kayu Kaukah, asal Timur Tengah (dok.pribadi)

Booth Etnik Toraja (dok.pribadi)

Kayu Loloda untuk Terapi Penyembuhan, asal Halmahera (dok.pribadi)

Berdasarkan data, ada 226 tenant yang membuka booth-nya di Festival ini, di antaranya 133 booth kuliner, 30 booth fashion, 8 booth kedutaan negara-negara asing, 15 booth kota/kabupaten se-Indonesia, 20 booth sponsorship, dan 20 booth kepanitiaan.

Bapak Triawan Munaf selaku Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia pun mengapresiasi inisiatif Bapak Danny Pomanto mencetus F8. “Belum pernah festival di negeri ini dikunjungi begitu banyak perwakilan negara asing seperti F8 Makassar,” ucapnya.

Fine Art Area.. tempat berkumpulnya para kreator dan penikmat seni (dok.pribadi)

White sand, untuk kamu yang senang bermain pasir.. (dok.pribadi)

Booth Sanggar Seni Kasumba (dok.pribadi)

F8 juga membuka kesempatan untuk para mahasiswa pecinta seni untuk memamerkan karyanya di sini.. booth Seni Rupa Unismuh ini salah satunya (dok.pribadi)

Mau nyobain live sketch? Bisa bangeet.. di F8 ada pelukis yang siap sedia melukis wajahmu secara manual.. (dok.pribadi)


Add One More F to F8: Fantastic!

Pertunjukan demi pertunjukan yang disuguhkan penyelenggara F8 telah berhasil memukau jutaan pasang mata yang hadir menyaksikan, dimulai sejak pembukaan tanggal 6 September 2017, hingga penutupannya 10 September 2017.


Robot Transformer yang sehari-harinya berkeliling di anjungan Pantai Losari ini selalu jadi rebutan anak-anak kecil yang mengajaknya foto bareng selama F8 berlangsung (captured by Dini)

"Si Jago".. Maskot Sulsel yang penuh kehangatan.. (captured by Dini)


Satu hal yang menggugah pengunjung F8 adalah atraksi aerobatik yang melibatkan Indonesian Air Force Jupiter Team saat pembukaan F8 berlangsung. Mereka juga mengomentari pertandingan Ring Muai Thai yang menjadikan Makassar sebagai kota pertama yang melaksanakan pertandingan ini di atas laut.

Indonesian Aerobatic Air Force Jupiter Team siap beratraksi di udara (source: http://simponinews.com/2017/09/06/atraksi-jupiter-dan-sukhoi-undang-decak-kagum-pengunjung-f8/)

Ring Muai Thai Campionship di atas laut, pertama di dunia.. Hanya di Makassar, F8 tepatnya (source: twitter @ujungpandangmks)


Artis-artis nasional dan internasional pun turut hadir meramaikan. Sebut saja Daniel Sahuleka, Ari Lasso, Yovie & Nuno, Anji, Budi Doremi, Luna Maya, Adjie Notonegoro, dan masih banyak lagi. Tak mau ketinggalan, sineas-sineas lokal juga turut menyuguhkan film-film yang kualitasnya layak bersaing.

Luna Maya turut menghadirkan fashion show koleksinya (source: twitter @ujungpandangmks)

Anji (source: twitter @ujungpandangmks)

Ari Lasso, duet dengan Bapak Danny Pomanto, Walikota kebanggaan Makassar (source: twitter @ujungpandangmks)

Target 1 juta pengunjung pun terlampaui hanya sampai hari ke-4, jauh jika dibandingkan dengan jumlah pengunjung F8 tahun sebelumnya yang mencapai 300 ribu orang dalam 3 hari pelaksanaan. Dalam 2 hari pelaksanaannya saja (6-7september 2017), nilai transaksi sudah mencapai Rp 2,2 miliar.

Mini Bioskop F8, menayangkan film-film karya sineas lokal (dok.pribadi)

Makassar International Eight Forum and Festival atau yang dikenal F8 yang tiap tahunnya digelar pemerintah Kota Makassar masuk dalam nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017, dengan perolehan persentase 3% dari 10 daerah di Indonesia yang juga menggelar festival Pariwisata.

Berkat kesuksesan yang dicetak F8 pulalah, kota Makassar berhasil menjalin kerjasama dengan negara-negara terkemuka di dunia untuk kemajuan bersama, di antaranya Georgia dan Perancis.

Walikota Makassar dan Dubes Perancis saat penandatanganan MoU kerjasama kedua belah pihak dalam bidang smart city. Momen ini dilakukan di atas kapal phinisi, simbol perjuangan dan kejayaan Makassar (source: twitter @ujungpandangmks)

Atas pencapaian luar biasa ini, layak kiranya "Makassar International Eight Festival and Forum 2017" mendapatkan satu tambahan huruf "F" lagi untuk melengkapinya. Satu "F" lagi untuk kata "Fantastic"..

Salut untuk Makassar.. Dua Kali Tambah Baik.. Jangan Biarkan Makassar Mundur Lagi..

Komentar

  1. Saya masih penasaran dengan F8, karena ... tidak bisa melihat semuanya ... andai bisa ya :)
    Semoga tahun depan masih bisa menyaksikan festival ini lagi dan kita ketemuan yaa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin kak.. F8 ini hebatnya bisa juga jadi ajang pemersatu warga Makassar :) salut sekali lagi..

      Hapus
  2. Sukses F8 berhasil mengangkat nama Makassar ke kancah industri pariwisata internasional. Belum pernah ada di Indonesia event sekomplit ini!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah.. semoga Makassar selalu berinovasi dan makin kreatif dari hari ke harinya.. maju kotanya, maju warganya :) Aamiin..

      Hapus
  3. Keren banget ya. Festival yg cukup besar ya Mba. Pasti Warga Makassar menyambut antusias acara ini ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul skali mba Dewi.. F8 tahun ini sangat ramai.. sebagai warga Makassar, cukup excited juga dengan ide pemkot Makassar membuat festival.. sangat2 out of the box, kreatif, dan lumayan bikin kepo yaa :) hehehe..

      Hapus
  4. Satu kata untuk festival F8 ini. "amazing". Salam kenal mba.. 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. amazingly wow ya mba :) salam kenal mba Samuri Chan.. sukses selalu di manapun berada 😊

      Hapus
  5. halooo mbak miratii salam kenal
    sayangnya kita gak jumpa2 di F8 nih ehehe
    keren banget review eventnya bikin orang luar pada pengen datang ke makassar nih segera

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal mba Zilqiah cantik :)
      iya nih sayangnya kita blm bisa ketemu di F8 kemarin.. semoga kita bisa bertemu di kesempatan berikutnya ya mba.. Aamiin.. trima kasih mba 😊

      Hapus
  6. Menabung rindu untuk Festival Makassar F8 di tahun berikutnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga tahun depan F8 makin keren ya kak Abby.. Aamiin.. kangen dgn kemeriahannya ☺

      Hapus
  7. Makin ramai aja event di Makassar ini. Sayangnya udah pindah ke Lombok euy :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah Lombok juga keren tuh 😊 kapan ke Makassar lagi mba?

      Hapus
  8. Kapan ya bisa dikasih kesempatan ke Makassar?

    BalasHapus
  9. Semarak F8 emang ngangenin yaa..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Transformasi Puskesmas Minasa Upa Menuju Peningkatan Derajat Kesehatan Warga Makassar

"Mau miskin, mau kaya, semuanya berpotensi sakit. Makanya kita terus berinovasi di bidang kesehatan.."


Pernyataan di atas disampaikan langsung oleh Bapak Ir. Muh. Ramdhan Pomanto (Walikota Makassar) dalam sambutannya saat berkunjung ke Puskesmas Minasa Upa, Senin 9 Oktober 2017. Kunjungan tersebut sekaligus untuk meresmikan UPTD Puskesmas Minasa Upa Makassar.


Bagi saya, kunjungan Bapak Walikota yang akrab disapa dengan nama "Pak Danny" ini sangat spesial, karena Puskesmas yang tepat berada di depan rumah saya ini banyak memberi kenangan tersendiri.



Wajah Baru Puskesmas Minasa Upa


Boleh dikata masa kecil saya dihabiskan dengan bermain bersama teman-teman sekompleks di daerah BTN Minasa Upa. Bahkan di sore hari, saya dan teman-teman sering main petak umpet di pekarangan dan ruang tunggunya yang dulu masih berbentuk semi terbuka.

Dulunya, Puskesmas yang berada di Kelurahan Karunrung, Kecamatan Tamalate ini hanya berupa bangunan sederhana 1 lantai. Seiring waktu, ia te…

K-VitC Plus Teavigo.. More Than Just Vitamin C

Aktivitas yang padat terkadang membuat sebagian orang lupa akan pentingnya menjaga kesehatan. Tak jarang, penerapan pola hidup sehat malah dijadikan prioritas ke sekian. Beberapa orang cenderung sibuk berinvestasi dengan materi, namun lupa menginvestasikan kesehatan tubuhnya untuk kenyamanan hidup di hari tua.


Padahal, meluangkan waktu sebentar saja untuk peduli dengan kesehatan kita sendiri akan mendatangkan banyak manfaat. Tak perlu ribet, dengan rutin melakukan hal-hal sederhana saja sudah mampu menunjang tubuh kita agar tetap fit menjalani rutinitas. Beberapa contohnya antara lain:

1. Minum air putih untuk mencegah dehidrasi, meningkatkan energi, menjaga fungsi ginjal, membantu detoksifikasi dalam tubuh, melancarkan peredaran tubuh, dan masih banyak lagi.

2. Konsumsi makanan bergizi, bisa kita peroleh dari kombinasi 4 sehat 5 sempurna, sayur-sayuran ataupun buah-buahan yang kaya akan nutrisi yang baik untuk tubuh, seperti menurunkan kadar kolesterol, meningkatkan kekebalan tubuh.