Langsung ke konten utama

Transformasi Puskesmas Minasa Upa Menuju Peningkatan Derajat Kesehatan Warga Makassar

"Mau miskin, mau kaya, semuanya berpotensi sakit. Makanya kita terus berinovasi di bidang kesehatan.."

Papan Nama Puskesmas Minasa Upa (dok.pribadi)

Pernyataan di atas disampaikan langsung oleh Bapak Ir. Muh. Ramdhan Pomanto (Walikota Makassar) dalam sambutannya saat berkunjung ke Puskesmas Minasa Upa, Senin 9 Oktober 2017. Kunjungan tersebut sekaligus untuk meresmikan UPTD Puskesmas Minasa Upa Makassar.

Bapak Walikota Makassar, Ir. Muh. Ramdhan Pomanto saat berkunjung meninjau dan meresmikan UPTD Puskesmas Minasa Upa, Kelurahan Karunrung, Kecamatan Rappocini, Makassar (dokumen pribadi)

Bagi saya, kunjungan Bapak Walikota yang akrab disapa dengan nama "Pak Danny" ini sangat spesial, karena Puskesmas yang tepat berada di depan rumah saya ini banyak memberi kenangan tersendiri.

Pengguntingan pita oleh Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Makassar didampingi Bapak Walikota Makassar, secara simbolis menandai diresmikannya UPTD Puskesmas Minasa Upa (source: harianamanah.com)


Wajah Baru Puskesmas Minasa Upa



Bangunan Puskesmas Minasa Upa kini bergaya minimalis dengan 2 lantai. Lantai 1 untuk pelayanan pasien dan UGD, sedangkan Lantai 2 untuk perawatan. (dok.pribadi)

Boleh dikata masa kecil saya dihabiskan dengan bermain bersama teman-teman sekompleks di daerah BTN Minasa Upa. Bahkan di sore hari, saya dan teman-teman sering main petak umpet di pekarangan dan ruang tunggunya yang dulu masih berbentuk semi terbuka.

Dulunya, Puskesmas yang berada di Kelurahan Karunrung, Kecamatan Tamalate ini hanya berupa bangunan sederhana 1 lantai. Seiring waktu, ia terus berenovasi. Di belakangnya pernah dibangun Unit Gawat Darurat (UGD) sekaligus Rumah Bersalin (RB). Adik saya pernah 1 malam dirawat di sana karena gejala typus, sehingga ia tak bisa lupa dengan wajah lama Ruang Rawat di Puskesmas Minasa Upa.

Bangunan lama Puskesmas Minasa Upa sebelum direnovasi (source: https://www.google.com/streetview/)

Kedua bangunan ini dulunya masih dalam 1 kompleks dengan 3 Mess Pegawai yang masih 1 pekarangan dengan Puskesmas. Memasuki akhir Oktober 2015, semua bangunan tersebut dirobohkan. Seluruh kegiatan dipindahkan sementara ke aula Masjid Darul Muttaqin yang berada dekat dengan Puskesmas. Saat itu banyak beredar kabar bahwa Puskesmas Minasa Upa akan dijadikan Rumah Sakit Tipe C.

Pekarangan Puskesmas Minasa Upa sebelum bangunannya direnovasi menjadi bangunan 2 lantai seperti sekarang (source: https://www.google.com/streetview/)

Kabar itu tak salah. Setelah melalui tahapan pembangunan yang memakan waktu relatif cepat, kurang lebih 1 tahun, Puskesmas Minasa Upa memang tampil semakin bagus dan mantap.

Papan Nama Puskesmas Minasa Upa Makassar di Gerbang Depan (source: https://www.google.com/streetview/)

Berbentuk bangunan 2 lantai yang memanjang, Puskesmas ini juga meningkat dari segi kualitas pelayanannya. Lantai 1 dikhususkan untuk UGD, pemeriksaan dan pelayanan kesehatan. Di Lantai 2 berjejer kamar-kamar perawatan untuk pasien rawat inap.

Pintu Masuk Puskesmas Minasa Upa (dok.pribadi)

Sejak anak pertama saya lahir di pertengahan tahun 2015, saya rutin membawanya ke Puskesmas Minasa Upa untuk imunisasi. Boleh dikata, semua tahapan proses transformasi Puskesmas ini saya rasakan juga. Beberapa bulan sebelum bangunan lama dirombak, saya yang saat itu sedang hamil rutin memeriksakan kandungan di sana. Setelah melahirkan, saya juga rutin membawa anak saya imunisasi, timbang berat badan, dan periksa di sana. Anak saya masih sempat diimunisasi di bangunan lama sebelum dirombak, pernah juga di aula mesjid.

Ini bagian khusus untuk menimbang dan mencatat berat badan anak dan bayi di Puskesmas Minasa Upa (dok.pribadi)

Kids Corner Puskesmas Minasa Upa, dilengkapi gambar-gambar ilustrasi edukatif untuk anak (dok.pribadi)

Ketika bangunan baru sudah jadi, meskipun masih dalam tahap penyempurnaan, saya makin semangat membawa anak saya untuk imunisasi dan timbang berat badan di Puskesmas ini. Uniknya, ada kids corner di lantai 1 dekat ruang tunggu pasien, untuk jadi tempat bermain anak-anak agar tidak bosan.

Loket Pendaftaran Pasien Puskesmas Minasa Upa (dok.pribadi)

“Dulu Puskesmas ini (Minasa Upa) paling rantasa (jorok), paling kumuh dan banyak pasiennya. Namun, kita sudah lihat perubahannya hari ini. Kita berupaya membangun sistem untuk melayani masyarakat secara menyeluruh,” kata Pak Danny lagi, mengungkap rasa syukurnya melihat perubahan yang terjadi di Puskesmas ini.

Untuk memudahkan mobilisasi pasien dan pembesuk dari dan ke Kamar Perawatan di Lantai 2, Puskesmas Minasa Upa menyediakan Lift (dok.pribadi)

Area Tangga Puskesmas Minasa Upa (dok.pribadi)
Area Ruang Rawat Inap Pasien di Lantai 2 Puskesmas Minasa Upa (dok.pribadi)

Tak hanya mengubah bangunannya saja, Puskesmas Minasa Upa turut meningkatkan sistem pelayanannya, mencakup ketersediaan sarana dan prasarana, tenaga kesehatan, sistem pelayanan terstandar serta fasilitas penunjang lainnya.
Ruang instalasi listrik. Nampak pula pada gambar, poster denah instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) di Puskesmas Minasa Upa (dok.pribadi) 

Puskesmas Minasa Upa kini juga dilengkapi fasilitas home care yang fasilitas telemedicine-nya dapat dinikmati melalui Mobil Dottoro'ta (namanya unik diambil dari bahasa Makassar yang berarti dokter kita). Mobil ini melayani pemeriksaan ke rumah secara gratis, telah dilengkapi dengan alat periksa EKG untuk pasien sakit jantung dan USG untuk ibu hamil. Kabarnya, layanan home care ini sudah banyak dijadikan contoh oleh beberapa daerah di Indonesia dan dinobatkan sebagai "Top 35 Inovasi Pelayanan Publik 2016".

Mobil Dottoro'ta, layanan homecare Puskesmas Minasa Upa (dok.pribadi)

Berbagai peningkatan fasilitas ini sekaligus menjawab keheranan saya ketika berkunjung ke bangunan baru Puskesmas Minasa Upa ini pertama kali. Saat itu saya memperhatikan tenaga medis (dokter, perawat, petugas administrasi, dan staf pegawai) makin banyak. Ternyata ini bagian dari peningkatan fungsi pelayanan kepada warga.

Staf Puskesmas Minasa Upa saat berfoto bersama Walikota Makassar dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar saat peresmian UPTD Puskesmas Minasa Upa (dok.pribadi)


Puskesmas.. You Are Our Hero..


Kini, bangunan Puskesmas Minasa Upa sudah jadi dan sudah diresmikan oleh Pak Walikota. Namun siapa sangka kalau 2 hari sebelum peresmian, Nenek saya tiba-tiba sakit parah di rumah karena sesak kekurangan oksigen. Saat itu, jujur kami sekeluarga hampir kehabisan akal melihat kondisi Nenek yang tidak sadarkan diri. Biasanya, kami ragu membawanya ke Puskesmas karena berpikir Puskesmas tergolong minim dalam hal pelayanan dan peralatan, meskipun jaraknya sangat dekat dari rumah. Tetapi saat itu kami sudah tak punya banyak waktu untuk berpikir. Dengan tergesa-gesa, kami bawa Nenek ke ruang UGD Puskesmas. Sesampai di sana, tim dokter dan perawat dengan cekatan memberikan pertolongan pertama sebisa mungkin. Awalnya dengan bantuan pernafasan oksigen, kemudian infus. Dokter yang berjaga saat itu kemudian menelepon RS terdekat untuk melakukan rujukan. Kata dokter, Nenek butuh penanganan khusus dari Rumah Sakit.

Di Ruang UGD inilah, Nenek saya mendapatkan pertolongan pertama dari staf medis Puskesmas Minasa Upa sebelum dirujuk ke Rumah Sakit terdekat (dok.pribadi)

Tak lama kemudian, datanglah sopir Ambulance dengan sigap memindahkan Nenek ke mobilnya untuk dibawa ke RS Faisal di daerah Pettarani, ditemani 2 perawat. Sesampai di RS Faisal, tim dokter langsung melakukan pemeriksaan. Alhamdulillah.. keadaan Nenek berangsur membaik dan bisa dipindahkan ke ICU RS Wahidin Sudirohusodo untuk penanganan yang lebih intensif.

Ambulance yang selalu standby di area Puskesmas Minasa Upa inilah yang digunakan untuk mengantarkan nenek saya ke Rumah Sakit terdekat untuk dirujuk (dok.pribadi)

Satu hal yang tak bisa saya lupakan dari kejadian ini adalah peran Puskesmas sebagai pihak pertama yang menyelamatkan Nenek saya. Harus kami akui, Puskesmas Minasa Upa telah menjadi pahlawan penyelamat bagi Nenek.

Bapak Walikota Makassar dan Ibu Ketua Tim Penggerak PKK saat berkunjung ke ruang rawat inap sekaligus memberi semangat kepada pasien agar lekas sembuh (source: mediasulsel.com & infosulsel.com)

Tak hanya keluarga kami saja, pastinya banyak masyarakat yang sudah merasakan manfaat Puskesmas bersejarah ini.

Dukung Program "Germas".. Langkah Sederhana, Faedah Luar Biasa



Banner "G1000G" yang dipasang di pagar Puskesmas Minasa Upa untuk ingatkan warga agar tak lupa menjaga kesehatan sebagai aset kehidupan (dok.pribadi)


Saat meresmikan UPTD Puskesmas Minasa Upa, Bapak Danny Pomanto datang bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Asisten 2, Perwakilan dinas kesehatan  Sulsel, Kepala OPD, Camat Rappocini, Lurah Sekecamatan Rappocini, Kepala RSUD, Ketua RT RW dan tokoh masyarakat yang bersama-sama bermaksud mencanangkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), yang dilaksanakan serentak di Puskesmas dan Klinik se-wilayah Provinsi Sulawesi Selatan, mencakup 24 Kabupaten. Untuk Sulsel sendiri, program ini diberi nama G1000G (Gerakan 1000 Germas), langkah promotif dan preventif menuju derajat kesehatan yang lebih baik.

Bapak Walikota Makassar saat menyampaikan mengenai kampanye Germas sebagai langkah awal menuju derajat kesehatan yang membawa kesejahteraan bagi semua (source: jawapossmakassar.com)


Germas diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan warga, dengan himbauan untuk rajin mengonsumsi sayur dan buah (dengan anjuran 5 porsi per hari). Dengan Germas, warga diingatkan untuk selalu peduli kesehatan, dimulai dari hal-hal sederhana, semisal rutin melakukan aktivitas fisik 30 menit dalam 5 hari setiap minggunya, dan melakukan check-up (pemeriksaan kesehatan), dengan harapan dapat menurunkan beban penyakit menular dan penyakit tidak menular, baik kesakitan, kematian, maupun kecacatan.

"Ayo Bapak-bapak.. Ibu-ibu.. Rutin Makan Buah supaya Sehat.." ajak pak Danny Pomanto, walikota Makassar saat launching G1000G di Puskesmas Minasa Upa Makassar (source: bisnissulawesi.com)

Pak Danny berpesan kepada para hadirin di acara peresmian Puskesmas Minasa Upa tentang pentingnya menjaga kesehatan bagi seluruh kalangan, tanpa memandang latar belakang ekonomi, jabatan, atau status sosial seseorang.

“Kita terus berinovasi di bidang kesehatan. Salah satunya dengan menghadirkan layanan home care yang saat ini sudah banyak dinikmati masyarakat, bahkan mendapatkan sejumlah penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi kita dalam bidang kesehatan,” tuturnya.


Kegiatan senam prolanis yang rutin diadakan di Puskesmas Minasa Upa setiap Sabtu pagi ini ajak warga agar rajin menggerakkan badan agar sehat, bugar, kuat, dan peredaran darah lancar (dok.pribadi)

Ke depannya, Pak Danny bercita-cita ingin menerapkan renovasi lagi di sejumlah Puskesmas di kota Makassar. Ditargetkan 2 atau 3 Puskesmas di Kecamatan Tamalate akan dirombak sesuai standar yang diinginkan beliau. Pelayanannya diharapkan dapat menyerupai Rumah Sakit Swasta.

Campaign "Salam Germas" menghiasi tampak depan Ruang Penyimpanan dan Pengambilan Obat di Puskesmas Minasa Upa (dok.pribadi)

Sadar Pentingnya Kesehatan, Astra Motor Lakukan Langkah Konkret Ini di Makassar


Tekad pemerintah Kota Makassar untuk menghadirkan pelayanan yang unggul dan bermanfaat bagi warganya dilandasi kesadaran akan pentingnya kesehatan untuk menyokong berbagai aktivitas manusia. Seiring perkembangan jaman, sebagian besar orang mungkin sudah tak punya cukup waktu untuk memikirkan kesehatannya. Bila kemudian Germas menjadi satu terobosan sederhana Kementerian Kesehatan RI yang mendatangkan banyak manfaat untuk menggugah kepedulian untuk meluangkan waktu menjaga kesehatan tubuh, maka Astra Motor pun tak ingin ketinggalan menyalurkan jiwa sosialnya untuk menyehatkan warga Makassar.

Peresmian Poskeskel Rappocini setelah direnovasi oleh Tim Astra Motor (source: https://www.google.co.id/amp/www.otomakassar.com/astra-motor-makassar-bina-pos-kesehatan-kelurahan-rappocini/amp/)


Beberapa bulan yang lalu, tepatnya tanggal 26 Agustus 2017, kelurahan Rappocini Makassar memperoleh fasilitas berupa pengaktifan kembali Pos Kesehatan Kelurahan (Poskeskel), dengan terlebih dahulu melakukan renovasi agar pos kesehatan ini layak untuk dimanfaatkan sebagai tempat pelayanan kesehatan bagi warga setempat. Astra menggagas ide ini karena lokasinya yang dinilai strategis, sehingga manfaatnya diharap mampu menyentuh banyak orang di daerah sekitar Poskeskel, yang berada di jalan penghubung antara kelurahan Rappocini dan Pelita, dapat menembus jalan Rappocini Raya ataupun jalan Andi Pangeran Pettarani.

Poskeskel Rappocini diharapkan dapat memudahkan warga setempat untuk memperoleh layanan kesehatan sesegera mungkin (source: fajaronline.com)

Sebelumnya, Kepala Wilayah Astra Motor Makassar, Denny Teguh menyatakan keprihatinannya dengan kondisi Poskeskel Rappocini yang terbengkalai. Dinding, atap, dan lantai bangunan rusak, jendelanya lun pecah. Dengan kondisi ini, pos tersebut tak layak untuk beroperasi secara maksimal untuk melayani warga yang sakit.

Kepala Wilayah Astra Motor Makassar, Denny Teguh mengatakan bahwa Poskeskel yang sebelumnya sempat terbengkalai selama 2 tahun belakangan itu memang berada di lokasi strategis pertengahan kelurahan Rappocini, namun kondisi fisik bangunan tidak memungkinkan untuk dilakukan kegiatan lagi.

Astra Motor Makassar memang sedang serius ingin berkontribusi melalui berbagai program kepedulian di Makassar untuk mewujudkan visi dan misi utama Astra untuk bermanfaat bagi bangsa.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Rappocini, Sultan Dg. Liwang menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan renovasi Poskeskel Karunrung. Ia juga berharap agar warga sekitar merasa aman dan nyaman tinggal di Rappocini sehingga Rappocini bisa menjadi kelurahan panutan untuk yang lain.

Sebelumnya, kelurahan Rappocini terpilih menjadi target program Kampung Berseri Astra, yang melibatkan seluruh elemen perusahaan grup Astra yang berada di daerah tersebut bersama dengan masyarakat penghuni kelurahan sebagai penggeraknya. Program besar ini adalah langkah konkret PT. Astra International Tbk yang juga dilaksanakan di setiap kota besar di Indonesia untuk membenahi daerah perkampungan, termasuk lingkungan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.



Salut untuk jiwa sosial Astra..
Semoga ke depannya semakin maju dan kesuksesan yang dituai dapat menjadi inspirasi bagi Masyarakat Indonesia, khususnya pemuda-pemuda Indonesia untuk terus berkontribusi positif, memanfaatkan segenap potensi yang ada untuk mampu bersaing secara sehat di kancah global, tentunya dengan fisik dan mental yang sehat. Astra siap maju bersama masyarakat Indonesia dalam program "Inspirasi 60 Tahun Astra".

Salam..


Sumber tulisan:
https://www.mediasulsel.com/danny-hadiri-germas-dan-launching-puskesmas-minasa-upa/

http://makassar.liputanutama.com/kreen-bingits/2017/10/02/danny-target-puskesmas-di-kecamatan-tamalate-akan-direnovasi/

http://infosulsel.com/wp-content/uploads/2017/10/IMG-20171002-WA0003.jpg

https://www.google.co.id/amp/makassar.tribunnews.com/amp/2017/08/26/astra-motor-makassar-aktifkan-pos-kesehatan-di-kelurahan-ini

https://www.google.co.id/amp/www.otomakassar.com/astra-motor-makassar-bina-pos-kesehatan-kelurahan-rappocini/amp/

http://fajaronline.com/2017/08/26/astra-motor-aktifkan-kembali-pos-kesehatan-kelurahan-rappocini

Komentar

  1. Wah puskesmas minasa upa sudah makin mantap ya kak, pelayanannya luar biasa. Astra juga keren sekali CSR di bidang kesehatannya, dua jempol untuk Astra dan puskesmas minasa upa👍👍

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga ke depannya makin mantap ya Mbak Atik 😊

      Hapus
  2. Balasan
    1. terima kasih kak Abby 😊 masih belajar ini kak.
      harap maklumki'.. 😀😀

      Hapus
  3. banner germas kebaca gemas yaaampuuun hahaha.. keren kak sharing2nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. 😀😀😀 gemes.. trimakasih Mbak Tari..

      Hapus
  4. kelihatan kalau Radit happy banget wajahnya mba, hihihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. lagi digodain itu sama ibu2 petugasnya 😀

      Hapus
  5. Puskesmasnya cantik nih. Cling! Kalau gini sih, berobat di puskesmas saja rasanya sudah cukup.

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju Mbak Andy.. Pelayanan Puskesmas saat ini di Makassar sudah banyak kemajuan 😊 Alhamdulillah..

      Hapus
  6. Wah mantapnya tawwa Puskesmas Minasa Upa. Semoga langgeng semua seperti yang di foto dan di tulisan Prima (pelayanannya maksudnya).

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak 😊 dan semoga peningkatan pelayanan kesehatan ini bisa dirasakan secepatnya secara merata di seluruh daerah di kota Makassar.. Aamiin..

      Hapus
  7. Perubahan jelas sekali terlihat, seperti puskesmas ini sering saya lewati tiap mau kerumah dosen.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wuihh.. berarti sering lewat rumahku itu :)

      Hapus
  8. Banyak ya puskemas sekarang menjadi tempat nyaman buat berobat. Orang tua saya juga termasuk yang sering ke puskesmas. salam. ayahbloggerdotcom

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya.. senang melihat sudah banyak pihak yang peduli dgn pemerataan kesehatan masyarakat :D terimakasih..

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kota Anging Mammiri Semarak Dibuai Kilau F8

"Anging Mammiri Kupasang..
Pitujui Tontonganna..
Tusaroa Takkalupa.."

Selalu terharu, bahkan bisa menitikkan air mata saat mendengar lagu Anging Mammiri mengalun ketika kebetulan saya sedang jauh dari kampung halaman.. Rindu sudah pasti, tapi jika kaki masih jua di tanah rantau, belum sanggup beranjak pulang, apa mau dikata.. Hanya doa yang terangkai, agar rasa ingin berjumpa ini cepat-cepat tuntas.. Menghitung hari.. Membayangkan sanak saudara di pelupuk mata..

Kemudian.. syukur luar biasa saat melihat kota Makassar ini sudah berkembang jauh. Mungkin karena kemajuan jaman yang berpengaruh banyak pada perubahan tingkah laku, kebutuhan, dan gaya hidup masyarakatnya, Makassar kini tumbuh menjadi kota metropolitan. Pembangunan dengan pesat telah mengisi sendi-sendi kehidupan di kota yang terkenal dengan Pantai Losari ini.

Banyak yang berpendapat seperti ini.. "Tak lengkap rasanya bila ke Makassar tapi belum pernah berkunjung ke Pantai Losari..". Oleh karenanya, tak meng…

K-VitC Plus Teavigo.. More Than Just Vitamin C

Aktivitas yang padat terkadang membuat sebagian orang lupa akan pentingnya menjaga kesehatan. Tak jarang, penerapan pola hidup sehat malah dijadikan prioritas ke sekian. Beberapa orang cenderung sibuk berinvestasi dengan materi, namun lupa menginvestasikan kesehatan tubuhnya untuk kenyamanan hidup di hari tua.


Padahal, meluangkan waktu sebentar saja untuk peduli dengan kesehatan kita sendiri akan mendatangkan banyak manfaat. Tak perlu ribet, dengan rutin melakukan hal-hal sederhana saja sudah mampu menunjang tubuh kita agar tetap fit menjalani rutinitas. Beberapa contohnya antara lain:

1. Minum air putih untuk mencegah dehidrasi, meningkatkan energi, menjaga fungsi ginjal, membantu detoksifikasi dalam tubuh, melancarkan peredaran tubuh, dan masih banyak lagi.

2. Konsumsi makanan bergizi, bisa kita peroleh dari kombinasi 4 sehat 5 sempurna, sayur-sayuran ataupun buah-buahan yang kaya akan nutrisi yang baik untuk tubuh, seperti menurunkan kadar kolesterol, meningkatkan kekebalan tubuh.